AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH (ASWAJA) IS MY LIFE

Kamis, 03 Maret 2016

Keistimewaan “Mueeza”, Kucing Kesayangan Rasulullah S.A.W.

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

  
Muezza (atau Mu'izza) (معزة) adalah kucing kesayangan dari Nabi Muhammad. Berdasarkan suatu riwayat, Nabi Muhammad terbangun mendengar suara Azan. Nabi Muhammad mempersiapkan diri dan berpakaian; namun, Nabi Muhammad menemukan Muezza tidur beralaskan jubah dia. Dibandingkan mengganggu tidur Muezza, Nabi Muhammad kemudian memotong sebagian jubahnya, meninggalkan Muezza tetap tidur; ketika Nabi Muhammad kembali dari salat, Nabi Muhammad menerima penghormatan dari Muezza sebagai tanda terima kasih. Kemudian Nabi Muhammad mengelus kucing kesayangannya sebanyak tiga kali. Keakuratan cerita ini belum dapat diklarifikasi, karena tidak ada dalam Al-Qur'an dan Hadits.
Terdapat pendapat, apabila Nabi Muhammad memberikan ceramah dalam rumah, Nabi Muhammad selalu memangku Muezza dalam pangkuannya. Nabi juga menggunakan air wudhu yang telah digunakan Muezza untuk minum. Terutama untuk meneladani Nabi Muhammad atas sayangnya kepada Muezza, seorang Muslim diminta untuk menyayangi kucing. Perlakuan kasar kepada binatang merupakan salah satu tindakan jahat yang paling buruk dalam Islam.
Sumber

Kucing merupakan salah satu hewan pemeliharaan yang sangat populer di seluruh dunia, termasuk indonesia. Dalam sejarah islam, kucing memiliki keistimewaan yang sangat luar biasa. Baginda Nabi berpesan kepada para sahabatnya untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyayangi keluarga sendiri.

Salah satu kucing yang dimiliki oleh nabi yaitu Mueeza, kucing ini sungguh sangat luar biasa karena Mueeza selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Pada abad 13, dalam dunia seni islam rupa kucing dijadikan mata uang sebagai bentuk manifestasi penghargaan masyarakat islam. Sedangkan di dunia sastra, para penyair tak ragu untuk membuat syair bagi kucing peliharaannya yang telah berjasa itu. Dan masih banyak lagi kisah-kisah kucing yang sangat luar biasa dalam beradapab Islam.

Untuk selengkapnya, silakan langsung saja simak kisah selengkapnya berikut ini,

Kisah Mueeza, Kucing Kesayangan Rasulullah S.A.W.

Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, dikala nabi hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya.

Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya. Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong Mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Kepada para sahabatnya, nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyayangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhori, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.

Tak hanya nabi, istri nabi sendiri, Aisyah binti Abu Bakar Ash Shiddiq pun amat menyukai kucing, dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing.

Seorang sahabat yang juga ahli hadist, Abdurrahman bin Sakhr Al Azdi diberi julukan Abu Hurairah (bapak para kucing jantan), karena kegemarannya dalam merawat dan memelihara berbagai kucing jantan dirumahnya.

Penghormatan Para Tokoh Islam Terhadap Kucing Pasca Wafatnya Nabi Muhammad

Dalam buku yang berjudul Cats of Cairo dijelaskan pada masa dinasti mamluk, Baybars al Zahir, seorang sultan yang juga pahlawan garis depan dalam perang salib, sengaja membangun taman-taman khusus bagi kucing dan menyediakan berbagai jenis makanan didalamnya.

Tradisi dari Cats of Cairo ini akhirnya telah menjadi adat istiadat di berbagai kota-kota besar negara Islam.
Hingga saat ini, mulai dari Damaskus, Istanbul hingga Kairo, masih bisa kita jumpai kucing-kucing yang berkeliaran di pojok-pojok masjid tua dengan berbagai macam makanan yang disediakan oleh penduduk setempat.

Pengaruh Kucing Dalam Seni Islam

Pada abad 13, sebagai manifestasi penghargaan masyarakat Islam, rupa kucing dijadikan sebagai ukiran cincin para khalifah, termasuk porselen, patung hingga mata uang.

Bahkan di dunia sastra, para penyair tak ragu untuk membuat syair bagi kucing peliharaannya yang telah berjasa melindungi buku-buku mereka dari gigitan tikus dan serangga lainnya.

Kisah Kucing Yang Memberi Inspirasi Bagi Para Sufi

Seorang Sufi ternama bernama Ibnu Bashad yang hidup pada abad ke sepuluh Hijriyah bercerita, suatu saat ia dan sahabat-sahabatnya sedang duduk santai melepas lelah di atas atap masjid kota Kairo sambil menikmati makan malam.

Ketika seekor kucing melewatinya, Ibnu Bashad memberi sepotong daging kepada kucing itu, namun tak lama kemudian kucing itu balik lagi, setelah memberinya potongan yang ke dua, diam-diam Ibnu Bashad mengikuti ke arah kucing itu pergi, hingga akhirnya ia sampai disebuah atap rumah kumuh, dan didapatinya si kucing tadi sedang menyodorkan sepotong daging yang diberikan Ibnu Bashad kepada kucing lain yang buta kedua matanya.

Peristiwa ini sangat menyentuh hatinya hingga ia menjadi seorang sufi sampai ajal menjemputnya pada tahun 1067. Selain itu, kaum sufi juga percaya, bahwa dengkuran nafas kucing memiliki irama yang sama dengan dzikir kalimah Allah.

Kisah Teladan dari Seekor Kucing

Salah satu cerita yang cukup mahsyur yaitu tentang seekor kucing peliharaan yang dipercaya oleh seorang pria, untuk menjaga anaknya yang masih bayi dikala ia pergi selama beberapa saat.

Bagaikan prajurit yang mengawal tuannya, kucing itu tak hentinya berjaga di sekitar sang bayi. Tak lama kemudian melintaslah ular berbisa yang sangat berbahaya di dekat si bayi mungil tersebut. Kucing itu dengan sigapnya menyerang ular itu hingga mati dengan darah yang berceceran.

Sorenya ketika si pria pulang, ia kaget melihat begitu banyak darah di kasur bayinya. Prasangkanya berbisik, si kucing telah membunuh anak kesayangannya! Tak ayal lagi, ia mengambil pisau dan memenggal leher kucing yang tak berdosa itu.

Tak lama kemudian, ia kaget begitu melihat anaknya terbangun, dengan bangkai ular yang telah tercabik di belakang punggung anaknya.

Melihat itu, si pria menangis dan menyesali perbuatannya setelah menyadari bahwa ia telah membunuh kucing peliharaannya yang telah bertaruh nyawa menjaga keselamatan anaknya. Kisah ini menjadi refleksi bagi masyarakat Islam di Timur Tengah untuk tidak berburuk sangka kepada siapapun.

Hukum Membunuh Kucing

Tahukah anda bahwa Nabi Muhammad s.a.w. juga membela kucing? Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW, bersabda:

“Seorang wanita disiksa karena mengurung seekor kucing sampai mati. Kemudian wanita itu masuk neraka karenanya, yaitu karena ketika mengurungnya ia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum sebagaimana ia tidak juga melepasnya mencari makan dari serangga-serangga tanah.” (Shahih Muslim No.4160).

Dan dalam syariat Islam, seorang muslim diperintahkan untuk tidak menyakiti atau bahkan membunuh kucing, berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari kisah Abdullah bin Umar dan Abu Hurairah.

Manfaat Kucing di Dunia Ilmu Pengetahuan

Salah satu kitab terkenal yang ditulis oleh cendikiawan Muslim tempo dulu adalah kitab Hayat al Hayaawan yang telah menjadi inspirasi bagi perkembangan dunia zoologi saat ini.

Salah satu isinya mengenai ilmu medis, banyak para dokter Muslim tempo dulu yang menjadikan kucing sebagai terapi medis untuk penyembuhan tulang, melalui dengkuran suaranya yang setara dengan gelombang sebesar 50 hertz. Dengkuran tersebut menjadi frekuensi optimal dalam menstimulasi pemulihan tulang.

Tak hanya ilmu pengetahuan, bangsa barat juga banyak membawa berbagai jenis kucing dari timur tengah, hingga akhirnya kepunahan kucing akibat mitos alat sihir di barat dapat terselamatkan.

Kisah Kucing Palestina Yang Dipenjara di Sel Khusus Israel: Kucing “Muqawwamah”

Jika boleh iri, kaum Muslimin mungkin harus iri kepada kucing Palestina. Pasalnya, ditengah ketidakmampuan kita ikut membela saudara-saudara kita di Palestina yang kini sedang berjuang mempertahankan Masjidil Aqsha dari ancaman israel, justru seekor kucing tampil sebagai pahlawan. Kucing itu dinilai zionis-israel dapat membangkitkan perlawanan (muqawwamah).

Sebagaimana dikutip dari votreesprit@wordpress, zionis-israel telah mengurung seekor kucing Palestina. Kucing ini dinilai menjadi penghubung pada sel isolasi di kamp tahanan pejuang-pejuang Palestina di Negev.
Menurut pejabat israel, kucing tersebut membantu para tahanan dengan membawa barang-barang ringan seperti surat, roti dan lainnya dari satu sel ke sel lain. Wow!

Peran itu dimainkan si kucing selama berbulan-bulan, sebelum akhirnya sang kucing ketahuan. Akhirnya, penjaga penjara Negev lalu menjebloskan kucing itu ke dalam sel khusus.

Nah, siapa bersedia menjenguk kucing yang pintar ini? Adakah kira-kira pengacara dermawan yang akan membelanya? Kucing, hewan favorit lucu kesayangan Rasulullah SAW yang sempat menghibur selama hidup beliau.

Keistimewaan Kucing Secara Ilmiah

Fakta Ilmiah 1 :

Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.

Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji.

Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.

Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Fakta Ilmiah 2 :

Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor. Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan.

Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.

Hasil yang didapatkan adalah :

1. Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.

2. Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.

3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.

4. Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.

5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.

6. Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.

Komentar Para Dokter Peneliti

– Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing.

– Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.

– Dr. Gen Gustafsir menemukan bahwa kuman yang paling banyak, terdapat pada anjing.

– Manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.

– Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bernama lysozyme.

– Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll)

– Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air.

– Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.

Fakta Ilmiah 3 :

Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah dilakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih daripada manusia.

Fakta Ilmiah Tambahan :

– Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi.

– Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.

– Sisa makanan kucing hukumnya suci.

Hadist Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu.

Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum.
Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.

Kabsyah berkata, “Perhatikanlah. ”

Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?”

Ia menjawab, “Ya.”

Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW pernah bersabda:

“Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi SAW pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata:

“Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.”

Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab:

“Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”

Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur.

Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya.

Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur. Lalu datanglah seekor kucing, kemudian memakan sedikit bubur tersebut.

Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.

Rasulullah Saw bersabda:

“Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.”

“Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing.” (H.R AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).

Hadis ini diriwayatkan Malik, Ahmad, dan imam hadits yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah suci, Liurnya bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih daripada manusia.

Mungkin ini pula-lah mengapa Rasulullah SAW sangat sayang kepada Muezza, Kucing kesayangannya. Subhanallah…
 
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Rabu, 02 Maret 2016

Inilah 12 Gambar Rumah Nabi Muhammad SAW Yang Anda Mungkin Tidak Pernah Lihat

Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Inilah 12 Gambar Rumah Nabi Muhammad SAW Yang Anda Mungkin Tidak Pernah Lihat

#Ini adalah Gambar Rumah Nabi Saw dan Sayyidah Khadijah as, dimana tempat mereka berdua tinggal selama 28 tahun...
#Di atas ini gambar sisa runtuhan rumah Nabi Saw & Sayyidah Khadijah as yang dilihat lebih dekat....
#Gambar di atas ini adalah runtuhan pintu masuk ke kamar Rasulullah Saw di rumah Sayyidah Khadijah as....
#Di atas ini adalah Gambar runtuhan tempat Sayyidah Fatimah as, puteri kesayangan Rasulullah Saw dilahirkan....

#Gambar di atas adalah sisa runtuhan kamar Rasulullah Saw dan Sayyidah Khadijah as.....
#Di atas ini adalah gambar runtuhan mihrab tempat Rasulullah saw bersolat.....
#Gambar di atas ini adalah Mihrab Rasullah SAW. asalnya terletak di sebelah selatan Qubbah tempat turunnya wahyu...
#Gambar di atas ini adalah Bak air yang di gunakan Rasullalah SAW untuk berwudhu yang terdapat di rumah beliau...
#Gambar di atas ini adalah Masjid Imam Ali Al Uraidhi di Madinah yang telah di bongkar...
#Gambar di atas ini adalah Mihrab Rasullah SAW. asalnya terletak di sebelah selatan Qubbah tempat turunnya wahyu...
#Gambar di atas ini adalah tempat pemakaman keluarga Nabi SAW....
#Gambar di atas ini adalah makam Sayyidah Khadijah as (yang besar) dan puteranya, Qasim (yang kecil) di sudut...

Rumah Nabi Muhammad SAW Dihancurkan, Rumah Muhammad BAW Dilestarikan

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

FAKTA NGENES PENINGGALAN ISLAM

[Shahih Bukhari 2/33 no 1037]:

قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ

Ibnu Umar berkata: 
[Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam] bersabda: 
“Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami”. 
Para sahabat berkata: 
“dan juga Najd (Riyadh-Saudi) kami?”. 
Beliau bersabda: 
“disana muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah muncul TANDUK SETAN ”. 

MENGHANCURKAN BEKAS RUMAH NABI ADALAH SESUATU YANG BID'AH TERKUTUK KARENA TIDAK PERNAH DICONTOHKAN OLEH NABI DAN SAHABAT2 NYA, TIDAK PULA DICONTOHKAN OLEH SALAFUS SHOLEH.

KALAU MEMANG MENGHANCURKAN RUMAH NABI ITU ADALAH BAIK, TENTU NABI Sholallohu 'alaihi wasallam telah memerintahkan para sahabat, ''Setelah aku wafat, hancurkanlah rumahku karena dapat membuat orang jadi syirik''...
Tapi Nabi Saw tak pernah memerintahkannyakan dan para sahabat tak menghancurkan rumah Nabi kan...?

BAHKAN PARA SAHABAT, SALAFUS SHOLEH DAN ORANG-ORANG MULIA LAGI SHOLEH MENJAGANYA KARENA DAPAT MENGOBATI KERINDUAN KEPADA RASULULLAH SHOLALLOHU  'ALAIHI WASALLAM.

DARI GENERASI KE GENERASI RUMAH NABI DIJAGA DAN DIPELIHARA SAMPAI KEKHALIFAHAN TERAKHIR

NAMUN SETELAH MUNCULNYA FITNAH TANDUK SETAN DARI NAJD (Saudi-Wahabi) , RUMAH RASUL TERCINTA DIHANCURKAN SEHANCUR-HANCURNYA. 
Dan Dirubah Menjadi
TOILET


Peninggalan Nabi Muhammad Dihancurkan, Peninggalan Muhammad bin abdul Wahhab Dilestarikan  

Bekas Rumah Nabi Muhammad, situs islam dihancurkan wahabi

Rumah Peninggalan Nabi Muhammad Sholallohu 'alaihi wasallam itu lebih istimewa dan berharga dari pada Tembok Besar China, dari pada Borobudur, Taj Mahal dan Menara Eifel 


Ziarah ke tempat-tempat bersejarah seperti tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW, rumah yang pernah dihuni Rasulullah SAW bersama Siti Khadijah, makam Rasulullah SAW atau tempat-tempat yang disinggahi Nabi SAW adalah salah satu bukti nyata kecintaan seorang insan terhadap Rasulullah SAW dan   juga dapat menambah cinta serta rindu kepada beliau dan keluarga beliau. Peninggalan sejarah Islam itu menjadi bukti dan saksi bisu bagaimana perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam menyebarkan agama Islam. Dari sinilah awal mula Islam tersebar ke seluruh pelosok negeri.
Sayangnya peninggalan dan bukti sejarah Rasulullah SAW perlahan-lahan mulai hilang tak berbekas. Jika kita umat Islam berkunjung ke Mamlakah, Arab Saudi, lalu menanyakan dimana rumah tempat Nabi Muhammad SAW dulu dilahirkan atau kamarnya, maka jangan harap dapat menemukannya. Rezim Arab Saudi sudah lama menghancurkan tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW yang kini menjadi perpustakaan umum “Maktabah Makkah al-Mukarramah”. Sementara rumah yang didiami Rasulullah SAW bersama Sayyidah Khadijah RA yang berada di dekat pintu Babussalam Masjidil Haram sekarang sudah tidak ada bekasnya sama sekali.
Meski begitu, umat Islam dari segala penjuru dunia saat ini masih senantiasa mengunjungi tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW yang telah menjadi perpustakaan. Tujuannya satu, yakni sebagai ungkapan rasa kerinduan kepada Rasulullah SAW.
Kini, kondisi tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW yang berukuran 10×18 meter tidak terawat dan sangat memprihatinkan. Tempat itu menjadi tempat terkumuh di Makkah diantara gedung-gedung yang mewah. Untuk masuk ke tempat itu pun tidak mudah karena para penjaga selalu mengingatkan agar para pengunjung cukup melihat dari pintu saja dan tidak boleh berlama-lama. Pada musim haji, tempat itu pun tertutup rapat dan dilarang keras untuk dimasuki padahal banyak jama’ah haji yang ingin sekali melihat tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW. Jangankan masuk ke dalam, mendekati saja sudah diusir.
Tempat Kelahiran Nabi Dibongkar jadi Perpustakaan
Ada kisah menarik terkait tempat kelahiran nabi yang dinukik dari kitab A’lamul-Hijaz oleh M. Ali Magribi, cetakan pertama 1401H/1981M yang diterbitkan oleh Idarah Annasyr Bi-Syarikah Tuhamah, Silsilah al-Kitab Assaudi. Dikisahkan bahwa ada seorang murid sebelum melakukan ibadah haji, ia mengunjungi Syekh Muhammad Utsman Abduh Al-Burhani untuk meminta do’a restu beliau. Syekh Muhammad Utsman Abduh Al-Burhani berpesan kepadanya agar ketika ia sampai di Makkah, ia mendatangi tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW untuk melakukan shalat sunnah.
Ketika sang murid itu telah sampai pada tempat yang dimaksudkan oleh Syekh Muhammad Utsman Abduh Al-Burhani, ia kaget karena tempat itu telah menjadi stasiun bis/ terminal yang tentunya dilalui banyak orang. Namun, karena taat pada perintah sang maha guru, ia pun melakukan shalat sunnah di tempat itu.
Seketika, sebagian laskar Wahabi menangkapnya dan membawanya ke kantor lembaga mereka. Sang murid pun diinterogerasi dan ditanya oleh laskar Wahabi: “Mengapa shalat di tempat umum itu”. Sang murid ini menjawab, “Karena di situ adalah tempat kelahiran Rasulullah SAW.” Laskar Wahabi pun berkata, “Ini adalah perbuatan Bid’ah, Nabi tidak pernah menyuruh untuk melakukan itu”. Sang murid itu menjawab, “Betul, akan tetapi ketika Nabi SAW dalam perjalanan Isra’ Mi’raj, Rasulullah SAW sempat melakukan shalat sunnah di tempat kelahiran Nabi Isa AS. Bukankah lebih utama bagi kita sebagai ummat Islam untuk mengikuti jejak Rasulullah SAW dan shalat di tempat kelahiran beliau sebagai sebaik-baik Rasul..?!”. 
Laskar Wahabi diam dan tak bisa berkata apa-apa lagi sehingga sang murid tersebut akhirnya dibebaskan. (Kisah ini sekaligus membuktikan betapa dangkalnya para wahabi dalam memahami syariah islam).
Berita ini pun tersebar luas dan membuat para pecinta nabi mengikuti jejak murid Syekh Muhammad Utsman Abduh Al-Burhani untuk mengambil berkah. Kabar ini didengar Syaikh Abbas al-Qatthan yang menjabat sebagai gubernur Makkah saat itu. Ia pun meminta izin kepada Raja Abdul Aziz untuk membangun perpustakaan pada tahun 1370 H/ 1950 M. Ia sanggup menanggung semua biaya demi mencegah para pecinta nabi mengambil berkah di tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kerajaan Arab Saudi pun setuju dengan syarat wakaf ini tidak boleh diperjualbelikan atau disewakan dan tidak boleh dihadiahkan kepada siapapun atau tidak bisa ditukar/ dipinjamkan kepada siapapun.
Suatu hari Syaikh Abbas al-Qatthan mengundang teman-temannya untuk menyaksikan perpustakaan yang masih sedang dibangun. Tiba-tiba saja ia ditimpa serangan jantung. Ia sangat berharap agar diberikan umur yang panjang untuk menyaksikan perpustakaan yang sedang dibangunnya, agar berdiri kokoh menutupi jejak kelahiran baginda Rasulullah SAW. Namun, pada keesokan harinya ia meninggal dunia dan tidak bisa menyaksikan perpustakaan yang ia rintis. Perpustakaan itu sengaja dibangun mengelilingi rumah Rasul SAW dengan tujuan tidak bisa diakses oleh publik khususnya para pecinta Nabi Muhammad SAW.
Tahun 2014, umat Islam kembali dikejutkan dengan kabar tidak menyenangkan. Rumah tempat kelahiran Rasulullah SAW yang merupakan satu-satunya sisa peninggalan yang masih ada di Kerajaan akan dibongkar. Kerajaan Arab Saudi yang bermadzhab Wahabi berencana  membongkar tempat kelahiran rumah Nabi Muhammad SAW itu. Perusahaan milik keluarga Saudi, Grup Saudi Bin Laden telah mengajukan proyek penghancuran tempat lahir Rasulullah SAW yang salah satunya demi memuluskan pembangunan jalan bagi Imam Masjidil Haram dan istana kerajaan Saudi. Demi jalan, mereka akan menghancurkan tempat kelahiran Nabi yang sangat berarti bagi umat Islam.
Irfan Al-Alawi, pakar sejarah dan direktur eksekutif Heritage Research Foundation menyatakan situs bersejarah yang masih tersisa di kerajaan adalah tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW, situs itu paling penting bagi umat Islam. Sekarang ini tempat itu terancam dibongkar. Perpustakaan kecil yang dulu dibangun pada 1950-an pun ikut dalam daftar pembongkaran. Otoritas Arab Saudi mengelak bahwa tempat itu bukanlah tempat kelahiran Nabi Muhamamd SAW dan jika tidak dibongkar dikhawatirkan akan mendorong perbuatan syirik. Alhasil, Situs-situs bersejarah umat muslim terancam punah dibawah komando rezim Saudi Salafy-wahabi(tanduk setan).
Lagi-lagi rezim Saudi salafy-wahabi (tanduk setan Najd)  dengan alasan syirik dan takut disembah-sembah sehingga tempat itu harus dihancurkan. Jika alasannya adalah khawatir kediaman Nabi disembah dan menjadi ajang kesyirikan maka sungguh ini sangat tidak masuk akal. Benda apapun bisa menimbulkan kesyirikan, tidak hanya rumah Nabi Muhammad SAW. Mulai dari matahari, bintang, gunung, laut, sampai dengan hal-hal kecil di sekitar rumah dan yang melekat dengan diri kita pun berpotensi syirik. Sebagai contoh tengoklah Matahari yang jelas-jelas disembah, kenapa tidak dihancurkan?. Lihatlah Kabah, jutaan muslim bersujud menghadapnya, nggak sekalian dihancurkan tuh...biar kiamat langsung deh.
Bahkan raja saudi itupun bisa berpotensi disembah-sembah, kenapa nggak dibunuh aja raja saudi sekalian. 
Hingga detik ini tidak ada bukti satupun yang menyatakan bahwa para Ulama dan Umat Islam sejak generasi salaf hingga sekarang ada yang menyembah rumah Nabi Muhammad SAW. Penghancuran itu justru dilakukan setelah muncul aliran Wahhabi-salafy. Dalih syirik hanya alasan Wahabi untuk menghilangkan jejak peninggalan Nabi Muhammad SAW, peninggalan terpenting umat Islam. Bahkan lihatlah bagaimana umat Islam di Masjidil Haram yang tidak pernah menyembah Ka’bah, meskipun sujud menghadap Ka’bah (sebagai Kiblat). Mereka sujud dan berdo’a di depan Ka’bah persis tapi tetap hakikatnya menyembah kepada Allah SWT bukan Ka’bah.
Sungguh menyedihkan saat ini tempat kelahiran Nabi terancam musnah, direncanakan akan diganti dengan komplek modern yang bernilai miliyaran dollar Amerika Serikat. Jalan yang memudahkan Imam dan istana kerajaan ke Masjidil Haram direncanakan dibangun. Sebuah stasiun kereta juga akan dibangun di tempat itu untuk mengangkut para jamaah haji atau sebuah perpustakaan baru untuk menghormati Raja Abdul Aziz pendiri Rezim Saudi. Sebelumnya, gedung-gedung pencakar langit, hotel-hotel dan pusat perbelanjaan mewah sudah dan masih akan terus menghiasi Makkah dan Madinah. Jam raksasa Abraj al-Bait sudah lama berdiri menjulang tinggi mengalahkan Masjidil Haram dan gedung-gedung tinggi lainnya.
Pembangunan komersialisasi Makkah dan Madinah terus berlanjut dan ini tidak lepas dari campur tangan dinasti Saud, pendiri kerajaan Arab Saudi. Keluarga kerajaan Arab Saudi yang dikenal sebagai penganut paham Wahabi telah berkuasa mulai abad ke-19. Paham Wahabi ini adalah paham baru dalam Islam yang didirikan oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab. Dari sinilah awal mula peninggalan sejarah warisan Islam baik peninggalan Rasulullah SAW dan keluarganya, serta para sahabat dihancurkan dengan dalih menimbulkan kesyirikan, perluasan masjid, dan dalih-dalih lainnya.
Sekarang mari kita lihat fakta dan realita yang dilakukan pengikut Wahabi dan pecinta Muhammad bin Abdul Wahab (pendiri Wahabi) di Arab Saudi. Di saat mereka getol membongkar sejarah peninggalan Islam termasuk tempat lahir Nabi Muhammad SAW maka di saat itu pula mereka membangun peninggalan Muhammad bin Abdul Wahhab seperti rumah Muhammad bin Abdul Wahhab, benteng Muhammad bin Abdul Wahhab, dan lainnya dan bahkan peninggalan sejarah Muhammad bin Abdul Wahhab dijaga dengan baik serta diperbaiki lebih bagus lagi dengan alasan menjaga sejarah monumental syaikh mereka tersebut. Begitu pula dengan peninggalan syaikh-syaikh Wahabi lainnya yang dibangunkan sebuah monumen yang begitu megah yang didalamnya menyimpan pernak-pernik yang pernah dipakai oleh syaikh mereka seperti kacamata, arloji, dan pena yang pernah digunakannya.
Rumah Muhammad bin Abdul Wahhab dari Najd (pendiri Wahabi)
Benteng Peninggalan Muhammad bin Abdul Wahhab Berdiri Kokoh
Masjid Muhammad bin Abdul Wahhab Najed

REZIM SAUDI SALAFY-WAHABI MENJAGA PENINGGALAN MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB An Najd DENGAN SANGAT BAIK DAN ISTIMEWA. SEMENTARA PENINGGALAN NABI MUHAMMAD MEREKA HANCURKAN. LIHAT FOTO DIBAWAH INI :
Sebagian besar foto-foto berikut ini diperoleh dari kitab : Ummul Mu’minin, Khadijah binti Khuwaylid, Sayyidah Fie Qalby al-Mushtafa karya DR. Muhammad Abduh Yamani yang telah diterjemahkan oleh penerbit Pustaka IIMaN dengan judul :Khadijah Drama Cinta Abadi sang Nabi. Penulis adalah mantan Menteri Penerangan Kerajaan Arab Saudi.
Bekas rumah Nabi Muhammad, Situs islam dihancurkan wahabi
Di bekas rumah itu, 28 tahun Nabi Dan Siti Khadijah hidup bersama. sekarang sudah dihancurkan oleh salafy-wahabi saudi

Bekas rumah Nabi Muhammad, Situs islam dihancurkan wahabi
Dilihat dari dekat, tambah ngenes

Bekas rumah Nabi Muhammad, Situs islam dihancurkan wahabi
Foto diatas adalah reruntuhan pintu masuk ke kamar Rasul SAW yg telah dihancurkan salafy-wahabi (Tanduk setan Najd)

Bekas rumah Nabi Muhammad, Situs islam dihancurkan wahabi
Foto diatas adalah reruntuhan kamar Rasul Saw dan Sayyidah Khadijah r.a yg dihancurkan salafy-wahabi (Tanduk setan Najd)


Bekas rumah Nabi Muhammad, Situs islam dihancurkan wahabi
Foto : reruntuhan mihrab Rasul Saw yg dulu digunakan Nabi Saw sholat disitu.Tak terawat dan Kini telah dihancurkan salafy-wahabi (Tanduk Setan Najd)

Bekas rumah Nabi Muhammad, Situs islam dihancurkan wahabi
Foto: Reruntuhan kamar sayyidah Fatimah, Tempat kelahiran sayyidah Fatimah r.a ... Kini telah hancur dimusnahkan salafy-wahabi
Makam Sayyidah Khadijah ra dan Putranya Qosim tak diberi pagar dan tulisan.
Mbok yao...dikasih pagar gitu biar nggak diinjak-injak binatang atau orang yg nggak tau kalau itu makam orang penting. 
Pelit amat
SEKARANG BEKAS RUMAH NABI TELAH HILANG SAMA SEKALI DAN TELAH DIRUBAH MENJADI TOILET
Apa yang dilakukan oleh Salafy-Wahabi Saudi tidak lepas dari ulama Wahabi itu sendiri. Fatwa-fatwa ulama Wahabi ikut berperan untuk menghancurkan dan memusnahkan peninggalan sejarah Nabi Muhammad bin Abdullah SAW beserta keluarga dan para sahabatnya tetapi di sisi lain justru mengagungkan dan membangun peninggalan Muhammad bin Abdul Wahhab. Ironis sekali, peninggalan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab (Muhammad BAW) yang sama sekali tidak bernilai malah dilestarikan sementara peninggalan Nabi Muhammad SAW yang sangat bernilai bagi umat islam malah dimusnahkan.
Mari kita lihat dan teliti kembali fatwa-fatwa hina dan nista ulama Salafy-Wahabi yang berkaitan dengan pribadi dan haq Nabi Muhammad SAW:
- Fatwa: Wajib dibakar dan dihacurleburkan kamar Nabi Muhammad SAW begitu juga dengan kubah makam Nabi (lihat Mughni Al-Murid oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, hal. 1601).
- Fatwa: Nabi Muhammad SAW adalah sesat sebelum menjadi Nabi (lihat Fatawa oleh Syaikh Nashiruddin Al-Albani, hal. 432).
- Fatwa: Nabi Muhammad SAW bukanlah makhluk yang termulia (lihat At-Tawassul ‘Anwa’uhu wa Ahkamuhu oleh Syaikh Nashiruddin Al-Albani, hal. 149).
- Fatwa: Mengharamkan safar (perjalanan) untuk ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW (lihat Fatawa Al-Albani fil Madinah wal Imarat oleh Syaikh Amr Abdul Mun’im Salim, hal. 12).
- Fatwa: Wajib menghancurkan kubah makam Nabi Muhammad SAW (lihat Riyadlul Jannah oleh Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i).
- Fatwa: Wajib membongkar dan memindahkan makam Nabi Muhammad SAW keluar masjid karena membiarkan makam di dalam Masjid Nabawi adalah perbuatan bid’ah (lihat Manasik al-Hajji wal ‘Umrah oleh Syaikh Nashiruddin Al-Albani, hal. 57).
- Fatwa: Berdo’a menghadap makam Nabi Muhammad SAW adalah bid’ah dan syirik (lihat Fatwa Ibnu Utsamain min Durus wa Fatawa al-Harami al-Madani).
Dan masih banyak lagi fatwa ulama-ulama Wahabi yang melecehkan Nabi Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya.
Dan berikut adalah beberapa bukti peninggalan sejarah Islam yang telah dihancurkan oleh Wahabi:
- Rumah kelahiran Nabi Muhammad SAW dihancurkan dan dijadikan perpustakaan
- Rumah Nabi Muhammad Saw dan Sayyidah Khadijah di Mekah yang diubah jadi toilet
- Rumah Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq yang diubah jadi Hotel Hilton
- Rumah Nabi Muhammad SAW di MadinahDarul Arqam, tempat pertama di mana Nabi Muhammad SAW mengajarkan Islam
- Rumah Imam Ja’far ash-Shadiq di Madinah
- Rumah Sayyidina Ali bin Abi Thalib dimana Sayyidina Hasan dan Husein lahir
- Komplek Manhalla Bani Hasyim di Madinah
- Pemakaman Jannat al-Baqi di Madinah
- Pemakaman Jannat al-Mu’alla di Makkah
- Makam Sayyidah Aminah binti Wahhab, ibunda Rasulullah SAW, yang diratakan dan dibakar pada 1998
- Makam Sayyid Abdullah, ayahanda Rasulullah SAW di Madinah
- Masjid di makam Sayyid al-Syuhada Hamza bin Abdul Muthalib
- Masjid Fatimah az-Zahra Masjid al-ManaratainMasjid dan makam Sayyid Imam al-Uraidhi bin Ja’far ash-Shadiq
- Empat masjid di lokasi pertempuran Parit di Madinah
- Masjid Abu Rasyid Masjid Salman al-Farsi dan masih banyak lagi
Sampai kapan ini akan berlanjut? Kejahatan-kejahatan Wahabi dibalik label “pemurnian tauhid”, ‘pemberantas syirik dan bid’ah” atau label “Kembali kepada Quran dan Sunnah” akan terus berlanjut hingga tibanya sang penegak keadilan di akhir zaman kelak yaitu al-Imam Muhammad bin Abdullah yang tersohor dengan sebutan Imam Mahdi dan beliaulah kelak yang akan memerangi mereka dan menumpas mereka yang berlindung dibawah naungan Dajjal.
Renungkan beberapa hadits Nabi Shallahu ‘alihi wa sallam berikut ini:
Uqbah bin Umair ra, suatu ketika menuturkan bahwa Rasulullah Shallahu alaihi wassalam, pergi ke kuburan Uhud. Rasulullah menshalati mereka, sesudah delapan tahun mereka dikuburkan seperti seorang yang mengucapkan kalimat perpisahan kepada orang-orang yang meninggal.
Usai menshalati para pejuang Uhud itu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memberikan nasehat, “Aku adalah pendahulu kalian dan saksi atas kalian. Tempat bertemu kalian adalah telaga, dan aku benar-benar melihatnya (telaga) dari tempatku berdiri ini. Aku tidak khawatir kalian akan syirik, akan tetapi aku khawatir kalian akan bersaing memperebutkan dunia”,
Kemudian, Uqbah bin Umair menyatakan : “Itu adalah saat terakhir aku melihat dan memandang Rasulullah Shallahu alaihi wassalam”. (Hadits Riwayat Imam Bukhari 3736)
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Aku lebih dahulu wafat daripada kalian, dan aku menjadi saksi atas kalian, dan aku demi Allah, sungguh aku melihat telagaku sekarang, dan aku diberi kunci-kunci perbendaharaan bumi atau kunci-kunci bumi, demi Allah, saya tidak mengkhawatirkan kalian akan berbuat syirik sepeninggalku, namun yang aku khawatirkan atas kalian adalah kalian berlomba-lomba mendapatkannya.” (Hadits Riwayat Imam Bukhari 6102).
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Aku lebih dahulu wafat daripada kalian, dan aku menjadi saksi atas kalian, dan aku demi Allah, sungguh telah melihat telagaku sekarang, dan aku diberi kunci-kunci perbendaharaan bumi atau kunci-kunci bumi. Demi Allah, saya tidak mengkhawatirkan kalian akan berbuat syirik sepeninggalku, namun yang justru aku khawatirkan atas kalian adalah kalian bersaing terhadap kekayaan-kekayaan bumi.” (Hadits Riwayat Imam Bukhari 5946).
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Aku mendahului kalian ke telaga. Lebar telaga itu sejauh antara Ailah ke Juhfah. Aku tidak khawatir bahwa kalian akan kembali musyrik sepeninggalku. Tetapi yang aku takutkan ialah kamu terpengaruh oleh dunia. Kalian berlomba-lomba untuk mendapatkannya kemudian berbunuh-bunuhan, dan akhirnya kalian musnah seperti kemusnahan umat sebelum kalian”. (Hadits Riwayat Imam Muslim 4249).
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Sungguh demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku khawatirkan dari kalian. Akan tetapi yang aku khawatirkan atas kalian adalah bila kalian telah dibukakan (harta) dunia sebagaimana telah dibukakan kepada orang-orang sebelum kalian lalu kalian berlomba-loba untuk memperebutkannya sebagaimana mereka berlomba-lomba memperebutkannya sehingga harta dunia itu membinasakan kalian sebagaimana telah membinasakan mereka.” (Hadits Riwayat Imam Bukhari 2924).
Dan kini nyatalah hadits Rasulullah SAW di atas. Makkah dan Madinah yang menjadi pusat peradaban umat Islam sudah berubah menjadi “Las Vegas”-nya umat Islam. Proyek-proyek pembangunan yang bernilai triliyunan dollar mengalir deras di kedua kota suci umat Islam itu menggeser gaya tradisional Hijaz. Tempat yang suci nan sakral itu pun menjadi surga para pecinta dunia. Segala kemewahan dunia bisa didapat dengan mudah. Dan ini akan terus berlangsung sampai munculnya Dajjal.
يخرج قوم من قبل المشرق يقرءون القرآن لا يجاوز تراقيهم كلما قطع قرن نشأ قرن حتى يخرج فى بقيتهم الدجال

***

“Akan keluar dari arah timur sekelompok orang yang membaca Al-Quran namun tidak sampai ke kerongkongan mereka (tidak pandai memahami kandungan Al-Quran dan semua nasehat al-Quran tidak masuk ke dalam hati mereka), tiap kali putus qornnya (tanduknya/ kurunnya/ masanya) maka muncullah qorn yang lainnya (mereka akan selalu ada di setiap kurun/ qorn) hingga generasi mereka selanjutnya akan bersama DAJJAL “.

(Hadits Riwayat Imam Ahmad dalam musnadnya).
Yang dimaksud arah timur adalah arah timur dari kota madinah yaitu Najd (Riyadh-Saudi) bukan Irak karena irak berada di utara madinah
Lihat peta :
Jadi menurut Nabi sholallohu 'alaihi wasallam sekelompok orang dari arah timur Madinah yaitu Najd kelak akan menjadi pengikut Dajjal.
Menghancurkan rumah Nabi Sholallohu 'alaihi wasallam dan peninggalan islam kuno dengan alasan agar terhindar dari Syirik adalah alasan yang konyol dan mengada-ada. Tujuan mereka sebenarnya adalah menghapus jejak keberadaan islam sehingga generasi ratusan tahun yang akan datang akan menjadi ragu ''Benarkah islam itu benar-benar ada, benarkah nabi Muhammad itu benar-benar nyata atau hanya dongeng ... Kok nggak ada bukti peninggalan nya ya...''

 Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Fakta Ka'bah yang Mencengangkan Dunia

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

FAKTA KA'BAH YANG MENCENGANGKAN DUNIA

   SuaraNetizen.com ~ Ka'bah adalah kiblat umat Islam di mana kata Ka'bah sebenarnya diambil dari kata Ka'bu yang berarti pergelangan kaki atau kaki berputar untuk pindah dan melangkah.


Atau Ka'bain yang berarti dua pergelangan kaki, mata bumi, sumbu bumi atau tiang bulat sebelah utara bumi. 

Profesor Hussain Kamel, kepala geometri Bumi di Universtas Riyadh, Arab Saudi menemukan fakta mencengangkan yang benar- benar Mekah merupakan pusat bumi.

Pada awalnya ia meneliti cara untuk menemukan arah kiblat di kota besar di dunia. Dia menarik garis di peta, dan setelah itu ia melihat dari dekat posisi tujuh benua ke Mekah dan jarak masing- masing. Dia mulai menggambar garis paralel hanya untuk memfasilitasi proyeksi garis dan bujur.

Setelah dua tahun pekerjaan yang sulit dan berat, ia dibantu dengan program komputer untuk menentukan jarak kanan dan variasi- variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Dia kagum dengan apa yang ditemukannya bahwa sesungguhnya Mekah merupakan pusat bumi. 

Kemudian, kenapa Mekkah disebutkan dalam Qur'an dengan istilah" Umm Al- Quro"( induk atau ibu dari kota)?
Mengapa, kemudian, juga Allah mengatakan daerah lain selain Mekah dengan kata" ma haulahaa"( negeri di sekitarnya) ?

Allah Ta ala berfirman dalam kitab Alquran: “Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Alquran dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Mekkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya.” (Qs.Asy-Syura : 7).

Bahasa, 'Umm' yang berarti ibu adalah sosok sumber keturunan. Jadi ketika Mekkah disebut sebagai Ummul Qura, yang berarti dari Mekah adalah sumber dari semua negeri lain. 

Pertanyaan dan studi ini, pada akhirnya secara bertahap menjawab melalui berbagai penemuan ilmiah. Memang, tahap eksperimental tentang hal itu telah diterbitkan dalam 1978, melalui deskripsi Dr. Hussain. 

Hasil studi itu kemudian diterbitkan juga di berbagai majalah ilmu pengetahuan di Barat. dan rekan, Dr. Hussain menemukan bahwa menilai dari sudut geografis( ilmu bumi) dan geologi( ilmu tanah), terbukti bahwa Mekah merupakan pusat bumi. 

Kemudian pada 2009, hasil penemuan ilmiah kembali diterbitkan dalam konferensi ilmiah berjudul" Mekah sebagai pusat Bumi: teori dan praktek." 

Konferensi tersebut diadakan di Dhoha, Qatar adalah untuk memperkuat temuan bahwa Mekah merupakan pusat bumi. Konferensi ini yang lalu menelurkan rekomendasi, yang berisi undangan Muslim untuk menggantikan referensi waktu dunia yang telah merujuk pada Greenwich, beralih ke Mekah.

Sedikit informasi terkait dengan Ka'bah dan Mekkah yang tidak atau belum banyak yang tahu sebelum ini:

1. Mekah adalah daerah yang mempunyai gravitasi yang paling stabil.

2. Tekanan gravitasi tinggi, dan itu adalah di mana berpusatnya kebisingan yang membangun yang tidak dapat didengar telinga. 

3. Tekanan gravitasi tinggi dampak langsung pada sistem kekebalan tubuh untuk bertindak sebagai pertahanan dari semua penyakit. 

4. Gravitasi tinggi = elektron ion negatif dikumpulkan di daerah itu tinggi = doa akan termakbul karena ada gema atau ruang pada saat yang sama. 

5. Apa ini dimaksudkan/diniatkan dalam hati adalah gema yang tidak dapat didengar tetapi dapat dideteksi frekuensinya. Pengaruh elektron menyebabkan kekuatan internal kembali tinggi, penuh semangat untuk melakukan ibadah, tidak ada sifat putus asa, ingin terus hidup, pasrah sepenuhnya kepada Allah SWT. 

6. Gelombang radio tidak bisa mendeteksi posisi Ka'bah.

7. Teknologi satelit bahkan juga tidak bisa meneropong apa yang ada di dalam Ka'bah. frekuensi radio tdk sanggup membaca apa- apa yang ada dalam Ka'bah karena tekanan gravitasi tinggi.

8. Daerah yang paling tinggi tekanan gravitasi memiliki kandungan garam dan aliran sungai di bawah tanah banyak. Untuk itu jika shalat di Masjidil Haram, meskipun di tempat terbuka tanpa atap penutup, masih terasa dingin.

9. Ka'bah bukan hanya bangunan hitam persegi  tapi satu tempat keajaiban karena ada konsentrasi energi, gravitasi, zona magnet nol dan paling diberkati.

10. tidur dengan posisi menghadap Ka'bah secara otomatis otak tengah akan terangsang sangat aktif sampai tulang belakang serta menghasilkan sel darah.

11. Gerakan mengelilingi Ka'bah berlawanan arah jarum jam memberikan energi kehidupan alami alam semesta. Semua yang ada di alam ini bergerak sesuai dengan berlawanan arah jarum jam, itu adalah hukum alam yang diciptakan Allah Ta ala.

12. Sirkulasi darah atau apapun dalam tubuh manusia sesuai arah berlawanan jarum jam. Justru dengan yang mengelilingi Ka'bah  dengan berlawanan jarum jam, berarti sirkulasi darah dalam tubuh meningkat dan tentu akan menambah energi. Untuk itu orang yang berada di Mekkah selalu kuat, sehat dan umur panjang.

13. Sementara jumlah tujuh itu adalah simbolis dengan jumlah tak terbatas. tujuh itu berarti tidak terbatas atau terlalu banyak. Dengan melakukan perputaran tujuh kali putaran kita benar- benar melakukan ibadah dgn  jumlah yang tidak terbatas.

14. Larangan memakai topi, kopiah atau menutup kepala Di sekitar ka'bah karena rambut dan bulu roma adalah seperti antena untuk menerima gelombang yang baik dipancarkan langsung dari Ka'bah. Untuk itu melakukan haji kita seperti dilahirkan kembali sebagai manusia baru karena segala sesuatu yang buruk telah ditarik dan digantikan oleh nur atau cahaya baru.

15. Setelah selesai semua yang kemudian mencukur atau tahalul. Tujuannya untuk melepaskan diri dr pantang yg dilarang dalam ihram. Namun rahasia sebaliknya adalah untuk membersihkan antena atau reseptor kita dari semua kotoran sehingga  hanya gelombang yang bagus yang akan diterima oleh tubuh kita.

 Sumber

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Rumah Putri Nabi Muhammad , Sayyidah Fatimah RA

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Rumah Putri Nabi Muhammad , Sayyidah Fatimah RA

   Sayyidatina Fatimah adalah Putri kesayangan Nabi Muhammad S.A.W. dan merupakan Istri dari sepupu Nabi yaitu Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA.
Berikut ini adalah Rumah Putri Kesayangan Nabi Muhammad Saw ,Sayyidatina Fatimah RA :




















Wassalamu'laikum Wr. Wb.

Peninggalan Nabi Muhammad S.A.W.

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Inilah peninggalan Nabi Muhammad Saw.

1. Sorban,tongkat dan jubah Rasulullah SAW




2. Sandal Rasulullah SAW



3. Foot print atau cetak kaki Rasulullah



4. Kamar Rasulullah di bekas rumah beliau di Makkah



5. Mihrab Rasulullah dibekas rumah beliau di Makkah



6. Makam Rasulullah di Madinah



7. Salah satu surat Rasulullah



8.Gamis Rasulullah



9. Gua hira’



10. Tempat kelahiran Siti fathimah RA di Makkah



11. Rambut Rasulullah



12. Busur panah Rasulullah




13. 2 helai rambut Rasulullah



14. Makam Siti Aminah ibunda Nabi setelah digusur paksa



15. Stempel surat Rasulullah



16. Makam Siti Aminah,Siti Khadijah dan Abu Thalib sebelum digusur paksa




17. Makam Rasulullah tahun 1907



18. Makam Rasulullah tahun 1907 sebelum dipagar dengan kuningan



Ini adalah sisa2 Peninggalan/Situs Islam yg sebagian besar telah di hancurkan oleh Kaum Wahbi/Salafi

   Sumber

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.